PALU – Kepala Biro Administrasi dan Pembangunan, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Eddy Lesnusa mengatakan, bantuan hibah Rp14 miliar untuk penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI di Palu sudah sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Eddy, DPRD dan Gubernur Sulteng menyetujui dan menetapkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD- P) tahun 2022, untuk selanjutnya akan dilakukan asistensi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi APBD-P Tahun 2022.

“Penganggaran tersebut direncanakan setelah ditetapkannya tiga provinsi sebagai calon daerah pelaksanaan Munas KAHMI. Antara lain, provinsi NTB, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Panitia nasional Munas KAHMI datang berkunjung ke Pemerintah Provinsi Sulteng dan bertemu gubernur dan DPRD. Pemerintah daerah, dalam hal ini gubernur dan DPRD menyambut baik, Palu Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah,” jelas Eddy Lesnusa, kepada MAL Online, Sabtu (17/09).

Selanjutnya, kata dia, presidium KAHMI memutuskan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah, karena ingin mempercepat program pemulihan pasca bencana yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Nasional. Sebab, lanjut dia, mempercepat realisasi tahapan rehabilitasi rekonstruksi dan mendorong recovery ekonomi pasca bencana, akan menjadi rekomendasi utama Munas KAHMI Tahun 2022 dan juga akan menjembatani aspirasi pembangunan, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulteng.

Selain itu, menurutnya, dengan diputuskannya Palu, Sulawesi Tengah sebagai penyelenggaraan Munas KAHMI Tahun 2022, menjadi ajang promosi daerah Sulteng di kancah Nasional dan Internasional.

“Untuk menjaga harkat dan martabat daerah yang sudah menyambut baik pelaksanaan Munas KAHMI di laksanakan di Palu Sulawesi Tengah, selaku tuan rumah sesuai ketentuan harus memberikan dukungan anggaran untuk biaya pelaksanaannya,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga menyambut baik niat Munas KAHMI, karena akan dikunjungi dan dihadiri tamu-tamu anggota tetap KAHMI, baik dari seluruh penjuru tanah air dan juga anggota KAHMI Luar Negeri bisa berjumlah 6.000 peserta.

“Sudah pasti akan menghidupkan UMKM dan dunia usaha di Sulawesi Tengah, dan sangat pasti memberikan dampak terhadap ekonomi Sulawesi Tengah. Dengan kehadiran peserta Munas KAHMI yang berjumlah 6.000 Peserta, akan memberikan dampak positif untuk menghidupkan dunia usaha dan parawisata di Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Eddy mengatakan, sebelumnya panitia Munas KAHMI membutuhkan anggaran sebesar Rp21 miliar, namun setelah dilakukan rasionalisasi hanya disetujui sebesar Rp15 miliar. Nilai ini telah mendapat persetujuan dari Banggar DPRD, dan selanjutnya disepakati Pemprov dan DPRD.

Adapun pertimbangan persetujuan alokasi anggaran ini, selain yang sudah disampaikan, juga mempertimbangkan kemampuan anggaran dan ketentuan hukum yang berlaku, dimana pemberian dana hibah tersebut telah sesuai dengan ketentuan Permendagri 77 tahun 2020, yaitu hibah dapat dberikan ketika belanja mandatori (belanja wajib) terpenuhi.

Menurutnya dalam struktur Rancangan Perubahan APBD tahun 2022 semua belanja mandatori yang diatur dalam ketentuan telah terpenuhi, seperti belanja pendidikan sudah di atas 20 persen dari jumlah belanja dalam APBD, alokasi belanja kesehatan juga sudah di atas 10 persen, belanja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mencapai 25 persen dari dana transfer umum di luar Dana Alokasi Khusus (DAK).

Mandatori lain adalah, belanja infrastruktur juga terpenuhi dan regulasi terbaru mengatur alokasi dana untuk mengintervensi kenaikan inflasi dampak dari kenaikan BBM sebesar 2 persen untuk Bansos, pembukaan lapangan kerja dan subsidi transportasi juga terpenuhi.

“Sehingga dalam konteks hibah yang diberikan kepada KAHMI dalam APBD 2022 itu sudah memenuhi kaidah dan ketentuan penganggran,” ujarnya.

KAHMI diimbau mengunakan anggaran tersebut seefisien dan seefektif mungkin, dan juga semua pihak dapat mengawasi pelaksanaannya.

Akhirnya, sesuai ketentuan, sebagai akuntablitas pelaksanaan anggaran tersebut, penggunaan anggaran tersebut akan diaudit oleh BPK.

Sumber: mediaalkhairaat.id

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.