JAKARTA – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI,  Mohammad Mahfud MD  menjelaskan, Munas KAHMI adalah pertanda kita mempercayai sirkulasi kepemimpinan. 

“Pentingnya penyegaran dan pemikiran itu dilakukan di Munas di Palu,” kata Mahfud di Jakarta. 

Mahfud meyakini, pelaksanaan Munas XI KAHMI di Palu akan berjalan aman dan lancar, tanpa adanya keributan. Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI itu menegaskan, sejak tahun 2012 sampai saat ini, KAHMI telah menunjukkan kekompakan walaupun dari latar belakang yang berbeda.

“Saya termasuk salah satu pendukung Munas KAHMI diselenggarakan di Palu,” ujarnya.

Dia beralasan, Kota Palu dan sekitarnya belum lama ini dilanda bencana yang sangat mengerikan. Sehingga kata dia, dibutuhkan pemulihan di bidang kerohanian dan perekonomian. 

“Kami menyatakan, KAHMI mengambil keputusan untuk melakukan Munas di Palu, agar dapat bersama-sama masyarakat setempat membangun bangsa dan negara,” katanya Mahfud MD. 

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Mulhanan Tombolotutu mengatakan, panitia sudah siap menyambut para tamu, baik sebagai peserta Munas yang berjumlah hamper 2 ribu orang, maupun peninjau yang diperkirakan sekitar 10 ribu orang. 

“Saat ini panitia sedang bekerja untuk menyiapkan semua fasilitas bagi tamu KAHMI di Kota Palu,” kata Mulhanan Tombolotutu.

Andi Mulhanan menyampaikan itu, untuk menjawab permintaan salah seorang Presidium Nasional KAHMI, Ahmad Riza Patria. 

Ahmad Riza Patria berharap, Munas KAHMI di Palu dapat menghasilkan rekomendasi yang baik untuk bangsa dan negara.

Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berpesan agar KAHMI Sulteng sebagai tuan rumah, dapat menyiapkan fasilitas sebaik mungkin untuk para peserta Munas.

“Pastinya peserta Munas akan melihat bagaimana pembangunan Kota Palu pascabencana saat ini,” tandas Ahmad Riza Patria. (*)

Contributor

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.